<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rimbaonline's Weblog</title>
	<atom:link href="http://rimbaonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rimbaonline.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Mar 2009 17:04:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='rimbaonline.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/05db310da8c8527856965a99ba88ee53?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rimbaonline's Weblog</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Khutbah Itu tidak menarik</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/03/12/khutbah-itu-tidak-menarik/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/03/12/khutbah-itu-tidak-menarik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 17:04:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[beberapa postingan yang lalu saya menulis tentang Berbicara taqwa pada zaman sekarang. Masih ingat kan setiap khutbah sang Khotib akan selalu mengajak kepada jamaah untuk selalu meningkatkan Taqwa kita kepada Tuhan yang Maha esa.Namun kali ini sang khatib sungguh tidak berkompromi dengan Tuhan dan juga kepada para jamaah yang sudah lama menunggu ceramah jumatnya. Meskipun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=26&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>beberapa postingan yang lalu saya menulis tentang Berbicara taqwa pada zaman sekarang. Masih ingat kan setiap khutbah sang Khotib akan selalu mengajak kepada jamaah untuk selalu meningkatkan Taqwa kita kepada Tuhan yang Maha esa.Namun kali ini sang khatib sungguh tidak <span id="more-26"></span>berkompromi dengan Tuhan dan juga kepada para jamaah yang sudah lama menunggu ceramah jumatnya. Meskipun dengan terkantuk-kantuk mereka rela menunggu isi khotbah yang akan disampaikan oleh sang Imam.</p>
<p>Namun yang ditunggu-tunggu tidak kunjung juga hadir. sang Imam lebih suka berkhutbah dengan menggunakan bahasa Arab ketimbang menjelaskan maksudnya dengan bahasa yang bisa diterima oleh jamaah.  Mungkin karena Khutbah sudah terbiasa dengan bahasa Arab, para imam lebih suka menggunakan bahasa Arab yang dianggap lebih keren bin mentereng. tidak perduli apakah jamaah akan paham atau tidak yang terpentingkhutbah telah mereka laksanakan.</p>
<p>Khutbah kadang-kadang lebih dijadikan sebagai aktualisasi diri maju dimimbar daripada memberikan penjeladan pahaman pada jamaah.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=26&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/03/12/khutbah-itu-tidak-menarik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis&#8230;..!</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/02/22/menulis/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/02/22/menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 05:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[sudah lama saya tidak menulis lagi. Menuliskan tentang apapun yang menjadikan kepala ini bertambah pusing tujuh keliling. Beberapa kawan saya pernah menanyakan tentang pentingnya kita menulis. Begitu pertanyaan itu muncul langsung saja saya menjawab sekenanya &#8221; Biar Kepala Tidak Pusing &#8220;. Teman saya itu bingung. Sejenak termenung. mungkin memikirkan jawaban saya. kemudian ia menanyakan lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=23&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>sudah lama saya tidak menulis lagi. Menuliskan tentang apapun yang menjadikan kepala ini bertambah pusing tujuh keliling. Beberapa kawan saya pernah menanyakan tentang pentingnya kita menulis. Begitu pertanyaan itu muncul langsung saja saya menjawab sekenanya &#8221; Biar Kepala Tidak Pusing &#8220;. Teman saya itu bingung. Sejenak termenung. mungkin memikirkan jawaban saya. kemudian ia menanyakan lagi tentang maksud jawaban saya. kemudian saya <span id="more-23"></span>menjelaskan bahwa sebenarnya menulis adalah menuangkan segala gagasan yang ada dalam pikiran kita. endapan-endapan dari hasil berpikir jika tidak kita tuangkan maka hanya akan menjadi sampah-sampah busuk karena terlalu lama mengendap. Apapun yang kita pikirkan jika menuangkannya dalam bentuk tulisan itu akan menjadi salah satu obat yang paling mujarab supaya kita tidak terbebani dengan pikiran kita.</p>
<p>jujur saja saya memang tidak bisa menulis dengan bahasa yang bagus. Bisa dibilang gaya bahasa saya masih semarawud. Namun sedikit pengalaman saya ketika menuangkan sebuah tulisan sepertinya kepala saya terasa menjadi ringan seperti tidak ada beban dalam pikiran saya. Begitu juga ketika saya memiliki hutang saya coba untuk menuliskannya kepada siapa saya berhutang dan berapa jumlah saya hutang. ah&#8230;itu hanya pengalaman sedikit tapi tentunya lebih banyak dari pembaca tulisan saya ini.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=23&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/02/22/menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Gini Masih Ngomong Taqwa?</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/01/22/hari-gini-masih-ngomong-taqwa/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/01/22/hari-gini-masih-ngomong-taqwa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 12:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Hari Gini Masih Ngomong Taqwa?

Siapa sih yang tidak pernah mendengarkan ajakan untuk bertaqwa. Dalam setiap khotbah sang Imam tidak henti-hentinya selalu mengajak kepada seluruh jamaah jum’at untuk selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ajakan itu akan selalu kita dengar ketika khutbah sebelum sholat jum’at. Karena ajakan untuk bertaqwa merupakan salah satu rukun khutbah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=21&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;"><strong>Hari Gini Masih Ngomong Taqwa?</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Siapa sih yang tidak pernah mendengarkan ajakan untuk bertaqwa. Dalam setiap khotbah sang Imam tidak henti-hentinya selalu mengajak kepada seluruh jamaah jum’at untuk selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ajakan itu akan selalu kita dengar ketika khutbah sebelum sholat jum’at. Karena ajakan untuk bertaqwa merupakan salah satu rukun khutbah yang harus diucapkan oleh sang Imam. Dan yang pasti kata-kata bertaqwa yang sering ducapkan oleh imam adalah “ Marilah kita selalu meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa”.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Ataupun disetiap pengajian baik itu tingkat kecil ( Desa ) hingga tingkatan yang lebih besar ( Negara ) bahkan setiap upacarapun kita dianjurkan untuk bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kata Taqwa memang sudah menjadi ajakan yang wajib bagi seorang imam, kyai, pejabat, presiden ikut-ikutan ngomong tentang ajakan untuk bertaqwa. Bahkan anak-anak kecilpun juga ikut diajarkan berbicara tentang ajakan tersebut. Bagaimana seorang da’i kecil begitu fasih menyampaikan kepada pemirsa untuk selalu bertaqwa kepada yang diatas. Dengan gayanya yang khas mengikuti salah satu da’I kondang anak tersebut benar-benar memukau penonton.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Taqwa sering kali diartikan hanya sebatas peningkatan diri untuk selalu menjalankan segala perintanhNYa dan menjauhi segala larangannya. Namun pengertian Taqwa ini kerap kali diartikan sebatas menjalankan ibadah Mahdloh belaka atau ibadah Murni seperti sholat, puasa, zakat dan Haji. Kemudian meninggalkan laranganNYa diartikan meninggalkan segala apa yang tidak diperbolehkan oleh Tuhan. Ketaqwaan kepada Tuhan belum banyak diartikan sebagai Manusia makhluk sosial. Yaitu kholifah dimuka bumi yang dengan akal dan pikirannya manusia mampu menciptkan aturan-aturan ataupun hukum sebagai batasan-batasan norma bermasyarakat.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Taqwa bukan hanya melaksanakan ibadah Makhdloh ( murni ) belaka namun sebetulnya masih banyak yang harus dijalankan oleh umat Islam dalam menjaga Islam sebagai agama yang  rohmatan lila’lamin. Tuhan telah menciptakan manusia sebagai kholifah ( pemimpin ) dimuka bumi. Dengan diangkatnya manusia sebagai pemimpin maka dialah yang membuat dan menentukan aturan-aturan yang berlaku dan sesuai dengan kondisi yang ada disuatu masyarakat dengan pertimbangan hukum-hukum Tuhan. Sehingga dengan adanya aturan yang diciptakan oleh manusia di bumi semakin menambah diakuinya manusia yang memiliki keinginan untuk hidup damai tanpa adanya tindakan yang merugikan satu sama lain. Hukum yang dibuat oleh manusia bertujuan untuk menciptakan rasa tentram, hidup rukun antar sesama. Taqwa adalah menghormati, menghargai kepada sesama tanpa memandang suku, agama ras.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Taqwa itu memberikan pendidikan yang murah sehingga sehingga warga yang miskin bisa ikut merasakan kenikmatan dalam sebuah proses belajar bersama. Taqwa itu tidak berlebih-lebihan dalam menumpuk harta karena masih banyak yang berada dibawah garis kemiskinan. Taqwa itu pemerataan harta kekayaan Negara untuk semua masyarakat , bukan untuk daerah pusat ataupun untuk orang-orang tertentu yang memiliki kekuasaan. Taqwa itu meningkatkan kesejahteraan umat dengan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat. Sehingga rakyat benar-benar merasakan hasil dari mereka membayar pajak.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Namun pada kenyataan yang terjadi kekuatan hukum yang diciptkan oleh manusia sebagai penjelmaan dari Hukum Tuhan   tidak sepenuhnya dimaknai sebagai bentuk ketaqawaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tidak berpihaknya kebijakan pemerintah terhadap rakyat Miskin, semakin banyaknya orang-orang Miskin karena dibuat oleh sebuah sistem adalah beberapa contoh bahwa Umat Islam ( baca : Indonesia ) belum memaknai bahwa sebuah kebijakan ataupun undang-undang yang dibuat merupakan manifestasi dari Hukum Tuhan. Masih banyaknya umat Islam yang tidak patuh dengan aturan yang berlaku adalah sebuah kemunduran sebagai bangsa yang mengakui akan keberadaan Tuhan.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Dijalanan masih sering kita lihat bagaimana pengendara sepeda motor dengan melaju sepeda motornya dengan kencang tanpa memperdulikan warna merah bangjo sebagai tanda berhenti. Atau seorang kyai yang sudah tidak memperdulikan umatnya karena tersibukan agenda politik adalah sebuah cermin jika umat Islam di negeri yang mengakui ketuhanan ini tidak lagi mengakui ketaqwaan sebagai sebuah sikap yang perduli terhadap sesama. Taqwa itu bukan hanya urusan dengan Tuhan semata tapi juga urusan dengan semua  makhluk yang ada dimuka bumi ini.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" align="justify">Premium memang sudah diturunkan, tapi bahan pokok masih tetap saja mahal. Bagaimana jika aturan ini diberlakukan karena semakin dekatnya agenda politik menuju kursi kekuasaan. Taqwa adalah membuat kebijakan tanpa memlihat sebuah situasi yang menguntungkan bagi diri sendiri. Tuhanpun tidak menyukai terhadap orang-orang yang menumpuk-numpuk harta ataupun membuat aturan yang menguntungkan diri sendiri. Karena hal itu bertentangan dengan agama Islam sebagai agama yang rahmatan lil’alamin.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=21&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/01/22/hari-gini-masih-ngomong-taqwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bertemu</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/01/11/bertemu/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/01/11/bertemu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 13:33:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[lama tidak berjumpa, kamarin malam tepatnya malam sabtu 09 Januari 2009 saya bertemu kembali dengan kawan lama saya yang sudah lama tidak bertemu dengannya. mereka datang berdua ke Kebumen untuk memenuhi selebaran yang aku kirimkan lewat sms. sebelumnya salah satu temanku itu pernah bertanya kepada saya &#8221; Kalau ada acara budaya di kebumen tolong aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=18&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>lama tidak berjumpa, kamarin malam tepatnya malam sabtu 09 Januari 2009 saya bertemu kembali dengan kawan lama saya yang sudah lama tidak bertemu dengannya. mereka datang berdua ke Kebumen untuk memenuhi selebaran yang aku kirimkan lewat sms. sebelumnya salah satu temanku itu pernah bertanya kepada saya &#8221; Kalau ada acara budaya di kebumen tolong aku dikasih tahu &#8220;. kemudian aku langsung membalasnya begini &#8221; Besok tanggal 00-10 jan akan ada parade Budaya di Kebumen. betapa gembiranya teman saya itu. karena sudah lama menantikan geliatnya kota Kebumen yang sepi dari aktifitas kebudayaan ( Drama, Teater, seni taradisional, dll ). <span id="more-18"></span></p>
<p>dari raut wajahnya terlihat dengan jelas kalau ia menyimpan kerinduan yang dalam dengan kota kelahirannya. ia sudah lama pergi dari kebumen dan hijrah di Jogja. Disana ia berhasil menorehkan karyanya yang sudah diterbitkan. Banyaknya warga kebumen yang berkarya dan berhasil diluar kota Kebumen seakan-akan memberikan  gambaran bahwa Kebumen belum mampu memberikan apresiasi ataupun penghargaan terhadap warga Kebumen yang ingin berkarya di kota sendiri.</p>
<p>Dengan keadaan geografis yang berada di pesisir selatan dan memiliki beragam kebudayaan, kebumen sangatlah layak untuk di gali kembali dan lagi aset-aset yang ada. dengan semakin banyaknya penggalian terhadap khasanah kebudayaan Kebumen tentunya akan menjadikan orang Kebumen menjadi pede.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=18&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2009/01/11/bertemu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>selamat jalan ibu</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/09/27/selamat-jalan-ibu/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/09/27/selamat-jalan-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 19:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintangan untuk aku anakmu&#8230;
begitulah sepenggal lirik lagu yang dinyanyikan oleh maestro Iwan Fals dalam salah satu lagunya. keistimewaan seorang ibu adalah bak intan permata yang tidak ada tandingannya dengan permata yang lain. Kata &#8220;Ibu &#8221; memiliki makna yang dalam serta memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Dalam penciptaan makhluk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=13&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ribuan kilo jalan yang kau tempuh</p>
<p>lewati rintangan untuk aku anakmu&#8230;</p>
<p>begitulah sepenggal lirik lagu yang dinyanyikan oleh maestro Iwan Fals dalam salah satu lagunya. keistimewaan seorang ibu adalah bak intan permata yang tidak ada tandingannya dengan permata yang lain. Kata &#8220;Ibu &#8221; memiliki makna yang dalam serta memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Dalam penciptaan makhluk di bumi, sosok ibu adalah makhluk yang harus ditempatkan dalam posisi teratas melebihi para makhluk yang lain. Tidak hanya Iwan Fals yang telah melegendakan lagu tersebut ternyata sosok ibu juga telah memberikan inspirasi bagi para seniman yang lain. sebut saja Ebit G. Ade&#8230;Melly Guslow, atau para penyair yang telah menemukan kata-kata yang terindah hanya untuk seorang ibu. Adalah termasuk golongan ahli neraka bagi orang-orang yang tidak mau menghargai sosok seorang ibu. <span id="more-13"></span></p>
<p>Dalam Islam pernah dikenal Siti Aisyah yang dikenal dengan gelar Ummul mukminin, siti Maryam yang dikenal dengan julukan perempuan suci. Kemudian ada Bunda Maria, ibu teresa, Deswi Sri sebagai sosok Dewa perempuan yang selalu memberikan kemakmuran melalui tangan-tangan para petani. Mereka adalah sosok jenis perempuan yang memiliki derajat yang tinggi dimata kaumnya.</p>
<p>saya adalah orang yang termasuk mengagumi sosok seorang ibu. Bagi saya ibu merupakan perempuan yang memiliki kesabaran dan ketabahan yang sangat luar biasa. Dan bisa dikatakan termasuk makhluk yang paling kuat. Bukan kuat dalam sebuah tenaga namun bagaimana dalam perjalanan hidupnya ia adalah yang paling dekat dengan anak-anak mereka. Dimulai dari mengandung sembilan bulan merupakan sebuah perjuangan yang sangat luar biasa. Kemudian disaat melahirkan adalah sebuah peperangan dengan menanggung nyawa sebagai taruhannya. Sementara sang suami menunggunya dari luar jendela menunggu kelahiran sang anak.</p>
<p>Ibu saya adalah sosok yang penuh kesabaran dan tabah. Semenjak di tinggal oleh Ayah Tahun 2000 ibu menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Ia mampu memberikan dorongan yang sangat luar biasa kepada anak-anaknya untuk terus mencari ilmu dan terus berkarya. Meskipun dalam kondisi terkena penyakit Diabetes ia masih menyempatkan untuk memberikan sedikit ilmunya kepada murid-muridnya.Dikarenakan kondisi fisik yang semakin menurun setiap pagi saya selalu mengantarnya pergi mengajar. Ibarat Tukang oejk saya harus siap mengantar sang Ibu kemanapun belia berkehendak.  Itulah kenangan terakhir yang selalu saya ingat bahwa pengorbanan seorang anak yang selalu siap mengantarkan Ibunya kemanapun beliau pergi ternyata tidak ada bandingannya dengan apa yang diperjuangkan oleh seorang ibu dari mulai mengandung hingga membesarkan putra-putrinya.</p>
<p>Disaat- saat terakhir berjuang dalam hidupnya, disaat ajal sudah berada dalam tenggorokan masih kudengar ibu berjuang untuk selalu mengingat akan kebesaran sang Khalik tempat ia akan kembali lagi. Ibu melantunkan ayat suci al-Qur&#8217;an yaitu ayat Kursi hingga yang terakhir dan sayapun tidak pernah lagi mendengarnya. Tanggal 12 September 2008 adalah hari terakhir dimana saya masih melihat jasadnya dan terakhir mendengar ia melepaskan diri dari dunia yang penuh dengan permainan dan sendau gurau ini. selamat jalan ibu&#8230;.semoga engkau diberikan tempat yang terindah yang belum pernah kami ketahui. yaitu tempat dimana orang-orang soleh berkumpul. Surga&#8230;&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=13&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/09/27/selamat-jalan-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Kang Badrun</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/09/02/tradisi-kang-badrun/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/09/02/tradisi-kang-badrun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 14:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[sebagai warga masyarakat yang baik kang Badrun selalu mengikuti segala kegiatan yang diadakan oleh desa ataupun pengurus RT tempat kang Badrun tinggal. Mulai dari kerja bakti massal hingga kagiatan rutinan sosial, keagamaan ataupun yang bersifat Nasional. Tidak hanya itu saja yang dialakukan oleh kang Badrun, tapi ia juga ikut membiayai kegiatan alias ikut iuran. &#8220;idep-idep [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=8&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>sebagai warga masyarakat yang baik kang Badrun selalu mengikuti segala kegiatan yang diadakan oleh desa ataupun pengurus RT tempat kang Badrun tinggal. Mulai dari kerja bakti massal hingga kagiatan rutinan sosial, keagamaan ataupun yang bersifat Nasional. Tidak hanya itu saja yang dialakukan oleh kang Badrun, tapi ia juga ikut membiayai kegiatan alias ikut iuran. &#8220;idep-idep nyumbang dan bekal di hari akhir&#8221; katanya.</p>
<p>Meskipun tidak banyak paling tidak Rp 5000 kang Badrun memberikan kepada kang Soleh petugas penarik iuran dengn panuh ikhlas.<span id="more-8"></span></p>
<p>&#8221; Hanya segini yang bisa saya berikan kang soleh&#8221; kata kang Badrun merendah sambil memberikan uang Lima ribuan. kang Soleh pun menerimanya sembari mencatat sumbangan Kang Badrun pada selembar kertas putih lengkap dengan tanda tangan Kang Badrun sebagai tanda bukti.</p>
<p>&#8221; Meskipun hanya lima ribu sudah sangat berarti bagi kami sebagai panitia tujuh belasan. semoga amal ibdah kang Badrun diterima oleh Allah dan bisa menambah berat timbangan amal kebajikan Kang Badrun kelak di hari akhir&#8221; Jawab kang Soleh.</p>
<p>setelah selesai kang Soleh mohon pamit kepada kang Badrun. namun belum sempat ia keluar rumah, kang Soleh berbalik menghadap kang Badrun. sepertinya ada yang lupa yang belum ia sampaikan.</p>
<p>&#8221; E&#8230;ee maaf kang ada yang ketinggalan ?&#8221;. Tanya kang Badrun.</p>
<p>&#8221; Ya kang ada yang lupa, untuk acara besok kang Badrun dimintai juga sepuluh bungkus snack ( Makanan ringan ). Kang soleh segera pergi, sementara kang Badrun menatapnya dengan muka berkerut&#8230;&#8230;</p>
<p>hari berganti hari. setelah bulan agustusan selesai bulan selanjutnya juga ikut berputar. &#8230;.kali ini adalah bulan Ruwah. pada bulan ini masyarakat desa mengadakan kegiatan Dangir Kuburan, memberishkan makam-makam para leluhur desa dan juga anggota keluarga yang sudah meninggal&#8230;&#8230;</p>
<p>seperti biasanya kang Badrun juga ikut nyumbang tiga bungkus Berkat ( Makanan dalam kardus ) kepada panitia. Namun setelah acara itu selesai&#8230;.lima hari kemudian kang Badrun harus mengeluarkan dari dalam kantongnya untuk sumbangan acara pengajian&#8230;&#8230;Khataman&#8230;.anak-anak. Pada acara ini dirinya merasa sedikit sakit hati&#8230;karena selama ini ia tidka pernah mengikuti acara di Musholla tersebut&#8230;bahkan untuk sholat saja ia ikut di Musholla yang terdekat dengan rumahnya&#8230;.akhirnya lama kelamaan iapun menjadi jengkel dengan banyaknya tarikan dana untuk kegiatan sosial&#8230;&#8230;didalam hatinya ia ingin memberontak dengan keadaan ini, apalagi sekarang juga BBM NAIK dan langka&#8230;..tapi ia hanya bisa memberontak pada&#8230;.hatinya sendiri&#8230;Tradisi itu sudah lama mengakar sebelum ia lahir/&#8230;&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rimbaonline.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rimbaonline.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=8&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/09/02/tradisi-kang-badrun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hayooooo siapa yang sudah merdeka</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/23/hayooooo-siapa-yang-sudah-merdeka/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/23/hayooooo-siapa-yang-sudah-merdeka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 14:07:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 17 Agustus telah berlalu. itu berarti gegap gempita dengan segala keramaian yang  ada  dengan berbagai perlombaanpun telah usai. Kemerdekaan Negara Indonesia yang sudah berumur enampulun tiga tahun adalah suatu perjalanan yang sangat panjang dan berliku-liku. Suatu perayaan yang selalu di isi dengan acara perlombaan dan upacara ini adalah sudah menjadi tradisi bangsa ini. dimana-mana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=6&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tanggal 17 Agustus telah berlalu. itu berarti gegap gempita dengan segala keramaian yang  ada  dengan berbagai perlombaanpun telah usai. Kemerdekaan Negara Indonesia yang sudah berumur enampulun tiga tahun adalah suatu perjalanan yang sangat panjang dan berliku-liku. Suatu perayaan yang selalu di isi dengan acara perlombaan dan upacara ini adalah sudah menjadi tradisi bangsa ini. dimana-mana bendera berkibar dengan penuh gagahnya. namun sepertinya setiap tanggal 17 Agustus datang, kang Badrun tidak merasakan gegap gempita di desanya. Desa Buluhsari kecamatan Puring Kebumen seperti hari-hari biasanya. Mereka tidak mempersiapkan apapun untuk menyambutnya. Mereka bekerja seperti hari-hari yang lalu pergi kesawah memanen padi atau memetik kangkung untuk kemudian dijual dipasar sebagai hasil tambahan membeli kebutuhan pokok.<span id="more-6"></span></p>
<p>kalau disetiap depan rumah-rumah dipasang bendera merah putih maka didepan rumah kang Badrun seperti hari biasanya daun nyiur yang melambai-lambai membawa angin menambah hawa kesejukan yang masuk kedalam rumah kang Badrun.</p>
<p>&#8221; Wah untuk membeli bendera saja kita tidak mampu mas&#8221; kata Kang Badrun sambil menghisap rokoknya yang hampir habis.Bendera merah putih sebagai lambang negara tidak menghiasi Buluhsari. Dusun itu jauh dari keramaian hingar-bingar kemerdekaan lengkap dengan perayaannya. Buluhsari masih tetap dengan keramaian suara-suara jangkrik malam. Lampu-lampu hias warna-warni pun tidak ada hanya lampu teplok dan petromak yang hampir habis spritusnya. jikalau ada listrik itupun hanya ikut nyalur dari tetangga sebelah karena sudah lama dusun itu tidak ada listrik. lalu bagaimana dengan kang Badrun-kang Badrun yang lain. benarkan negeri ini benar-benar telah merdeka&#8230;&#8230;&#8230;hanya anda yang bisa menjawabnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rimbaonline.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rimbaonline.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=6&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/23/hayooooo-siapa-yang-sudah-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sugeng Rawuh</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/19/sugeng-rawuh/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/19/sugeng-rawuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 15:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rimbaonline.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[selamat datang kepada para pengunjung dan pembaca blog saya. sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih kepada kawan-kawan semuanya yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke rumah maya saya ini. Rumah ini adalah tempat belajar saya menulis, menuangkan segala keluh kesah, kegelisahan yang terjadi pada diri saya akan makna segala kehidupan yang sedang berjalan dengan sangat begitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=3&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">selamat datang kepada para pengunjung dan pembaca blog saya. sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih kepada kawan-kawan semuanya yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke rumah maya saya ini. Rumah ini adalah tempat belajar saya menulis, menuangkan segala keluh kesah, kegelisahan yang terjadi pada diri saya akan makna segala kehidupan yang sedang berjalan dengan sangat begitu cepat. Dan rumah saya ini juga sebagai ajang gendu-gendu rasa dengan semua kawan-kawan bloger.<span id="more-3"></span></p>
<p style="text-align:center;">lama tidak menuangkan segala ide yang ada didalam kepala sepertinya telah menyumbat saluran saraf yang ada dikepala untuk mengalirkannya menjadi sebuah tulisan yang bisa dinikmati oleh saya sendiri dan juga oleh para pembaca sekalian. kepada para pembaca sekalian saya mohon doanya selalu semoga saya bisa tetap menulis&#8230;menulis&#8230;.menulis dan menulis hingga tulisan saya tidak ada yang membacanya lagi. walaupun tulisan saya masih kurang baik&#8230;..salam kenal&#8230;..dari saya Humam Rimba Di Kebumen&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rimbaonline.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rimbaonline.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=3&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/19/sugeng-rawuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/18/hello-world/</link>
		<comments>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 15:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rimbaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=1&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rimbaonline.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rimbaonline.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rimbaonline.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rimbaonline.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rimbaonline.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rimbaonline.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rimbaonline.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rimbaonline.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rimbaonline.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rimbaonline.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rimbaonline.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rimbaonline.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rimbaonline.wordpress.com&blog=4542177&post=1&subd=rimbaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rimbaonline.wordpress.com/2008/08/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f75dbab94afe9b40de7775dc8fd8b9a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rimbaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>